Ramah

Posted On Juni 26, 2007

Filed under Buletin

Comments Dropped leave a response

Orang yang banyak teman dikarenakan keramahannya.Ramah adalah sebuah sikap yang ada pada diri seseorang yang memberikan yang terbaik bagi orang disekitarnya.Ramah membuat segala aktifitasnya sangat menyenagkan baik untuk diri maupun orang lain. Keramahannya akan selalu diingat dan dikenang, karena ramah itu menjadikan orang yag dekat dengannya menjadi nyaman dan menyenangkan.

rmh1.jpg

Setiap manusia memilki karakter ramah, tergantung orang memiliki sikap tersebut. Setiap orang bisa melakukannya. Keramahan akan timbul sebuah keikhlasan, kecintaan dan kasih sayang sesama manusia karena Allah. Karena dia membuat yang terbaik baik orang lain. Begitulah nikmat dan indahnya sebuah keramah tamaaan seorang manusia karena Allah.

*rci

Iklan

ADAB TIDUR RASULULLAH

Posted On Juni 23, 2007

Filed under Buletin

Comments Dropped one response

flying_bird_by_junim_bra.jpg

Rasulullah adalah teladam kita, seluruh kesehariaannya adalah kudu kita tiru. Dalam ‘terjaga’ atau terlelap sekalipun. Berikut adalah runutan menuju ‘lelap’ beliau, yang semoga bisa kita ikuti.

“Rasulullah shallahu’alahi wasallam biasany tidur di awal mlam dan bangun di akhir malam untuk melaksanakan sholat” (HR. Muttafqu’alaih)

  • Intropeksi diri menjelang tidur. Seorang muslim hendaknya selalu berintropeksi diri menjelang tidur tentang apa yang telah dilakukan selama sehari. Jika ada yang baik hendaknya segera mengucapkan “Alhamdullilah”. Jika sebaliknya, hendaknya segera beristigfar dan bertaubat.
  • segera tidur tidak begadang
  • disunahkan berwundhu terlebih dulu sebelum tidur serta miring ke samping kanan ketika tidur.
  • menjelang tidur, disunnahkan membersihkan tempat tidur dengan tiga kali sapuan. “Jika engkau hendak menggunkana tempat tidur, maka sapulah atau kibaskanlah dulu, karena siapa tahu ada sesuatu di baliknya”. Dan dalam riwayat lain, “tiga kali”. (HR. Muttaqun’alaih)
  • dimakruhkan tidur dengan tertelungkup, ” Tidur tetelungkup itu merupakan kebiasaan penghuni neraka”. (HR. Ibnu Majah)
  • membaca ayat kursi dan akhir surat Al-Baqarah serta surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.
  • membaca do’a-do’a yang dicontohkan Rasul

Nah, ketika kita tidur, adab yang kita gunakan adalah mencontoh Rasul, semoga tidur kita pun bernilai ibadah disisi Allah. Selamat mengamalkan! (24 jam bersama Rasulullah).

KADO BUAT SAHABAT

Posted On Juni 23, 2007

Filed under Buletin

Comments Dropped 2 responses

thecoloroflife.jpg

Bukan kebetulan…..

Saat bumi berputar kelilingi matahari

Bukanlah kebetulan pula…

Ketika matahari panarkan kehidupan di bumi

Pun bukan kebetulan….

Saat air mengalir melakukan siklusnya

Bukanlah ketidaksengajaan…

Saat ibu melahirkan anak

Bukan pula ketidaksengajaan…

Saat seseorang membuthkan teman…(tafakur)

“Saya merasa berat jika harus pergi dari kota ini” suatu sore mendung seorang teman berucap. “Berat, karena di sini saya peroleh banyak hal. Lingkupan yang kondusif, mendukung akan terjaganya keimanan saya. Atmosfir yang ramah untuk mendokrak semangat juang saya. Pun, teman teman disini yang telah mampu membuat saya teguh memegang izzah saya sebagai seorang muslim”. Paparnya di sela kekhawatiran yang menyelimuti.

Pada setip masa dalam hidup kita selalu ada orang-orang yang memiliki kedudukan penting. Mereka adalah teman, atau tepatnya sahabat. Ada yang sebaya, ada yang lebih tua juga lebih muda. Da pastinya mereka selalu mempunyai kedudukan penting dalam hidup kita. Begitu berarti. Sahabat juga selalu memberikan pengaruh dalam kehidupan kita. Dalam sikap hidup kita. Dalam cara pandang kita. Dalam cara berpikir kita. Semuanya.

Ya sahabat, yang begitu berartinya bagi hidup kita.

Dia yang selalu meningatkan kita kepada Allah.

Rasulullah SAW bersabda, “Maukah kalian aku beritahukan orang-orang yang terbaik diantara kalian?” Jawab mereka, “Mau. ya Rasulullah.” Sabda beliau, “Orang-orang yang terbaik diantara kalian adalah jika mereka dilihat, maka mereka mengingatkan kita kepada Allah.” Adakah diri kita telah membuat sahabat kita menjadi semakin dekat kepada Allah?

Dia, Yang karenanya membuat Allah cinta.

Segala sesuatu yang diperbuat karena Allah, buahnya adalah Allah akan menjadi cinta kepada kita. Tidak mudah memang berbuat sesuatu karena Allah. Sebuah Keikhlasan yang teramat berat yang tidak semudah ketika keluar dari lisan kita. Tetapi kita harus tetap berupaya. Dalam hadist qudsi, Allah berfirman. “Wjib bgi-Ku mencintai orang-orang yang saling mencintai karena Aku. Wajib bagu-Ku mencintai orang-orang yang saling berkunjung karena Aku. Wajib bagi-Ku mencintai orang-orang yang saling berkorban karena Aku. Wajib bagi-Ku mencintai orang-orang yang jujur karena Aku”. Nah, mari bertanya ke masing-masing hati kita adakah semuanya karena Allah? Ataukah selama ini kita terlupa?

Dia ada di kala senang, di saat susah

Orang-orang yang baik, yang shalih yang menjadi kawan dekat kita akan meringankan dan menghibur kita dikala kita menghadapi kesulitan. Memberikan jalan keluar dari masalah yang ada. Seperti juga Ibnu Ma’ud menemui kawan-kawan dekatnya, maka ia berkata, “Kalian telah meringankan kesusahanku”

Umar Ibnu Khattab, berkata, “Hendaknya kamu bergaul erat dengan orang-orang yang jujur, sehingga hidupmu akan bahagia di antara mereka. Karena, mereka adalah penghibur dikala senang dan pembela di kala susah”. Satu pertanyaan lagi, Adakah kita selalu ada untuknya? di kala susah dan senangnya?

Dia, pengingat untuk setiap kesalahan dan kebaikan

Sudah sejauh mana hapalan Al-Qur’annya? Sudah satu juz, tilwahmu hai ini? Hati-hati dengan sikapmu, ukhti. jangan-jangan Allah tidak rindha. Akhi jangan tidur terlalu larut, nati qiyamullailnya bolong lagi! Inilah kalimat-kalimat pengingat yang bernada sayang. Tidak ada nada sumbang mendikte, yang ada hanyalah mengingatkan, hanyalah mengingatkan kebaikan untuk kita.

sebagimana kencintaan mebuahkan kedekatan, maka kedekatan menghasilkan pula kencintaan. Mencintai seseorang karena Allah akan menimbulkan kebaikan yang banyak dan pengaruh yang amat dalam.

Al-Qamah berwasiat untuk putranya, menjelang wafatnya,

“Hai anakku, jika engkau perlu berteman dengan orang-orang, maka bertemanlah denan orang yang apabila engkau melayaninya, ia pun melindungimu, dan jika berteman dengannya, ia menghiasimu. Jika engkau tidak mampu menggunakan hartamu, bertemanlah dengan orang yang apabila engkau berbuat baik kepadanya, ia pun membalasmu, dan jika engkau berbuat dosa, ia pun mencegahnya. Bertemanlah dengan seseorang yang apabila engaku memintak sesuatu darinya, ia pun memberimu, dan jika engaku daim, ia menyapamu. Dan jika engkau mengalami musibah, ia mnolongmu. Bertemnlah dengan orang yang apabila ngkau berkata, ia membenarkn perkataanmu, dan apabila engkau hendak melakukan sesuatu, ia pun menasehatimu, dan jika kalian bertengkar, ia lebih mengutamakanmu”.

mengerti sudah, mengapa seorang teman itu begitu khawatir dan merasa berat. Namun, toh, semuanya akan pergi jua satu per satu seiring dengan perputaran waktu. Asalkan semua karena Allah, semua kan berkekalan. Hingga di surga-Nya, kelak.

Ingat selalu sahabat, karena setiap yang datang akan pergi, maka tetaplah bersama yang takan pernah pergi. Kita takan pernah kesepian. Dia akan senantiasa menemani di manapun kita berada. Sahabat sepajang masa, yang tak dapat dibandingkan dengan panjang usia kita. Sahabat yang senangtiasa mengulurkan tangan-Nya menyambut kita kembali.

“Ketika kita kembali pada-Nya dengan merangkak, Dia menyambut kita dengan berjalan. Ketika kita kembali pada-Nya dengan berjalan, Dia menuju kita dengan berlari” (atsira)

POHON

Posted On Juni 22, 2007

Filed under Buletin

Comments Dropped leave a response

01100_cloverdrops_1600x12001.jpg

Mari sejenak kita perhatikan, berbagai fakta ini,

Ada pohon yang bisa memberikan manfaat kepada manusia, dan ada juga pohon yang sama sekali tidak ada gunanya. Ada pohon yang bisa berguna sebagai makanan atau bahkan sebagai obat, tapi ada juga pohon yang justru menjadi beban dan membawa penyakit.

Ada pohon yang akarnya begitu kuat mencengkram tanah dan dahannya tinggi menjulang ke langit, sementara ada pula pohon yang akarnya lemah, batangnya kurus dan tidak bisa berdiri tegak.

Ada pohon yang begitu indah dan menarik orang untuk melihatnya, tapi ia hanya layak untuk menjadi pajangan atau hiasan saja.

Ada pohon yang batangnya kokoh dan akarnya kuat sehingg ia mampu melawan terpaan angin. Tapi ada yang hanya dengan tiupan angin perlahan, ia sudah tumbang.

Diantara poho-pohon itu manakah yang mempunyai kemiripan sifat-sifatnya dengan kita? Siapakah kita? Pohon yang menebar manfaatkah, atau pohon yang justru menebar penyakit? Pohon yang kuat dan kokohkah, atau pohon yang lemah dan tak memiliki akar? Pohon yang indah dan menarik sajakah, tapi hanya sebagai hiasan belaka? Pohon yang kuat melawan terpaan anginkah, atau pohon yang mudah patah oleh sekedar tiupan?

Boleh jadi sekarang kita masih menjadi pohon yang lemah dan mudah patah, belum bisa bermanfaat serta masih sekedar hiasan. Tapi dalam kebersamaan ini, kita akan menempa diri untuk menjadi pohon yang indah, dahannya kuat, menjulang, kokoh, dan menebar manfaat. Yang dirindukan dikala terik dan hujan…

Keberanian

Posted On Juni 22, 2007

Filed under Buletin

Comments Dropped leave a response

 

 subuh.jpg

Keberanian lambang untuk melawan segala arus kehidupan, karena setiap manusia ditantang untuk berani mengambil sebuah resiko yang menghadang dalam dirinya,bila kita cerdas mengambil resiko yang siap akan kita hadapi, maka dia telah berani untuk berbuat. sebuah keberanian akan timbul kesuksesan dalam melakukan segala aktifitas, berani untuk merubah diri ke arah baik, berani jatuh bangun dan berani berkorban karena Allah semata.

sahabat, mana yang engkau pilih berani! atau mundur. mudur adalah orang pengecut yang mentalnya bagaikan kerupuk yang dapat diijak-ijak. hanya mau untuk memintak tak mampu merubh diri, Hidup Pilihan, Berani atau mundur? PILIHLAH BERANI SAHABAT!